Kenaikan Pangkat Ke IVb bagi Guru

Sedikitnya 344 ribu dari 2,7 juta guru di Indonesia berada pada golongan IV/A. Namun, dari jumlah tersebut baru sekitar 2.200 guru yang bisa naik ke golongan IV/B ke atas. Sisanya, menumpuk di golongan IV/A karena “mandeg” akibat belum mau dan mampu membuat karya tulis ilmiah.
Untuk menembus golongan kepangkatan IV/B, guru golongan IV/A harus mengumpulkan angka kredit dari unsur pengembangan profesi yang besarnya ≥ 12. Angka tersebut diperoleh dari penulisan karya tulis ilmiah berupa penelitian, karangan ilmiah, tulisan ilmiah populer, buku, diktat, dan terjemahan. Penulis berpendapat untuk mengumpulkan nilai 12 bagi guru tidaklah sulit ababila dibarengi dengan kesungguhan, ketelatenan dan perjuangan yang gigih. Hal ini terbukti penulis dan beberapa rekan guru bisa melenggang ke golongan IV/c, bahkan Drs.Hamka, M.Pd yang nota bene guru SD yang mendapat “tugas tambahan” telah mencapai golongan yang lebih tinggi yaitu golongan IV/d bahkan sudah dalam proses pengusulan ke golongan IV/e.
Selama ini sudah banyak guru golongan IV/A yang melaporkan karya tulis ilmiahnya ke Biro Kepegawaian Depdiknas (tim penilai). Namun, karena dinilai belum memenuhi syarat, sehingga usulan angka kredit tersebut ditolak. Penolakan tersebut kemungkinan bukan semata-mata karena minimnya kemampuan guru dalam membuat karya tulis tetapi bisa disebabkan ketidaktauhan guru tentang aturan/kriteria pembuatan karya tulis yang kurang dipublikasikan.
Persepsi ini telah menyebar luas di kalangan guru. Akibatnya, banyak guru yang memilih apatis untuk mengurus kenaikan pangkatnya. Mereka menganggap, penolakan kenaikan pangkat tersebut terjadi karena kesengajaan, terkait pembatasan jatah jumlah golongan IV/B ke atas. Bahkan, ada juga yang menilai adanya unsur “kerja sama” antara pejabat penilai dan guru yang lolos menembus golongan IV/B. Padahal yang terjadi tidak demikian, karya guru memang belum memenuhi kriteria kegiatan pengembangan profesi yang disusun Biro Kepegawaian Depdiknas.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas penulis ingin memberikan solusi bagi guru golongan IV/A supaya dapat menembus golongan IV/B dengan menggunakan “CAR”. CAR ( Classroom Actions Researt ) yang biasa disebut PTK (penelitian tindakan kelas) merupakan salah satu kendaraan yang dapat mengantar guru golongan IV/A menuju golongan IV/B.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga dengan Classroom Action Research (CAR) adalah penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelas. Fokus PTK adalah pada siswa atau pada proses belajar mengajar yang terjadi di kelas.
Supaya karya tulis ilmiah yang berupa penelitian tindakan kelas (PTK) mendapat nilai setidaknya mengikuti kerangka sebagai berikut:
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Perumusan Masalah
C. Tindakkan Yang Dipilih
D. Tujuan
E. Manfaat Peneltian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Kajian Teori
B. Kajian Hasil Penelitian

BAB III PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS
A. Objek Tindakan
B. Setting Penelitian
∙ Jenis Tindakan
∙ Tempat Penelitian
∙ Kelas Yang di jadikan obeyek
C. Metode Pengumpulan data
D. Metode Analisa Data
E. Cara Pengambilan Kesimpulan

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN
A. Pgambaran selintas tentang settinh
B. Uraian penelitian secara umum
C. Penjelasan per-siklus
D. Proses menganalisa data
E. Pembahasan dan pengambilan kesimpulan

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
B. Saran-saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Dengan mengikuti alur seperti yang diuatara di atas kemungkinan besar usulan PTK bapak/ibi guru akan diterima dan sekaligus mendapatkan nilai dari unsur pengembangan profesi sehingga bisa naik pangkat dari gol.IV/a ke IV/b.

Artikel Pendidikan
GURU GOL.IV/A BISA NAIK PANGKAT KE GOL.IV/B MENGGUNAKAN “CAR”
Oleh : Supardi, S.Pd, M.Pd

Guru Utama Muda Gol.IV/C pada SMPN 101 Jakarta

saya kopas dari http://ditpropen.net, untuk memotivasi saya agar belajar membuat PTK

Untuk mendapatkan Permen Pan dan Reformasi Birokrasi no. 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya silakan DOWNLOAD DI SINI.

baca juga postingan serupa di sini, sini,sini,

FacebookTwitterGoogle+TumblrWhatsAppShare

banner -twitter

ASEAN Blogger
BannerDirektori Blog Guru Indonesia
<a href="http://www.budies.info/ide-ide/direktori-blog-guru-indonesia.html" target="_blank"><img src="http://www.budies.info/wp-content/uploads/2011/04/blogguruIndonesia.jpg" alt="" width="121" height="50" /></a>

bad instagram

Instagram

About budi santosa

Budi Santosa adalah Guru Barito Timur Kalimantan Tengah yang mengajar Kimia di SMA Negeri 1 Dusun Tengah, mengajak semua guru untuk memiliki blog sebagai sarana meningkatkan kompetensi dan berbagi informasi..

41 thoughts on “Kenaikan Pangkat Ke IVb bagi Guru

  1. Nursyam

    Kalo di wilayah kami Kab Bandung barat ada yang hanya cukup memberikan uang antara 8 juta sampai 10 juta dalam waktu seminggu SK pangkat 4b jadi. jadi di wilayah kami cukum menemui oknum kasih uang tanpa membuat apa2 tunggu 1mg pangkat jadi dan bln depannya gajih juga berubah naik

    Reply
  2. donna evelyn

    ptk saya sudah dinyatakan lulus pd bln juni 2011,tapi sampai saat ini pak belum juga turun,kemana harus mencari penjelasan???

    Reply
  3. Belajar Psikologi

    Nah disini perlu dikaji kenapa para guru belum mampu menulis karya ilmiah, dalam membuat karya tulis ilmiah membutuhkan suatu kemampuan yang lebih dibidang menulis, saya kira untuk seorang guru tidaklah sulit untuk membuat karya ilmiah…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Download this post as PDF