Pendidikan Tiada Batas

Trafo Adaptor HUB

gbr. dari wiki

Trafo atau transformator merupakan komponen utama pada adaptor . Beberapa hari ini di tempatku (kab Barito Timur) sering pemadaman aliran listrik, yang menyedihkan bukan sekedar lamanya pemadaman tapi pemadaman yang tiba-tiba dan hidup dengan tegangan tidak stabil telah menyebabkan beberapa peralatan elektronik di rumah rusak.

Minggu-minggu kemarin ketika pemadaman lebih dari 48jam telah menelan kurban kulkas, tahun lalu printer. Hari ini giliran adaptor HUB yang terkena imbas tegangan tidak stabil. Kalau bercerita kepada YLKI pasti disuruh menuntut ganti rugi, sedangkan kalau bercerita kepada guru pasti disuruh bersyukur. Syukur masih bisa menikmati listrik. Coba bayangkan daerah yang tidak ada aliran listriknya.

Wah… susah kalau gini, mending cerita kepada kawan blogger saja, pasti banyak solusi. Ini, enaknya punya sahabat blogger dan sedulur google. Setiap ada kesulitan pasti ada jalan keluarnya. Seperti kasus kerusakan adaptor HUB saya hari ini, dengan modal nekad saya cari info tentang transformator dan akhirnya saya berhasil memperbaiki dengan menggantinya.

Alat yang saya gunakan, solder, gunting, obeng dan multitester. Setelah adaptor diganti trafonya, ternyata tutupnya tidak bisa dipasang. Hal ini disebabkan ukuran trafo yang baru lebih besar,… Ya akhirnya terpaksa adaptornya telanjang, hanya berbalut lakban. Bagian-bagian yang menonjol masih terlihat dengan jelas.

Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.(e-dukasi.net).

Transformator bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Tegangan masukan bolak-balik yang membentangi primer menimbulkan fluks magnet yang idealnya semua bersambung dengan lilitan sekunder. Fluks bolak-balik ini menginduksikan GGL dalam lilitan sekunder. Jika efisiensi sempurna, semua daya pada lilitan primer akan dilimpahkan ke lilitan sekunder.(wikipedia).

Pengujian Transformator

Pengujian transformator dilaksanakan menurut SPLN’50-1982 dengan melalui tiga macam pengujian, sebagaimana diuraikan juga dalam IEC 76 (1976), yaitu :

– Pengujian Rutin

Pengujian rutin adalah pengujian yang dilakukan terhadap setiap transformator, meliputi:

  • pengujian tahanan isolasi
  • pengujian tahanan kumparan
  • pengujian perbandingan belitan Pengujian vector group
  • pengujian rugi besi dan arus beban kosong
  • pengujian rugi tembaga dan impedansi
  • pengujian tegangan terapan (Withstand Test)
  • pengujian tegangan induksi (Induce Test).

tentang pengukuran selengkapnya dapat dibaca DISINI. Ya sudahlah yang penting bisa mengudara kembali

Share

Comments

comments

3 Comments

  1. February 3, 2011    

    TERIMA KASIH PAK, tapi gak sakit khan saya gigit

  2. February 3, 2011    

    Selamat sore, Pak Bud. Tulisan Bapak memang “menggigit” pikiran dan benak pembaca, termasuk yeyesasa.

  3. February 3, 2011    

    var toplist_id=209;var category_id=””;Online Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Download this post as PDF

berrybenka

cari produk di Lazada

Google+ follower

Belanja di LAZADA

Lazada Indonesia

Get paid to share your links!
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline