Pendidikan Tiada Batas

Fakir miskin dan anak terlantar semakin banyak

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan angka kemiskinan pada 2010 tidak banyak berubah dengan 2009 yakni 14,15 persen. “Angka kemiskinan pada Maret 2009 berkisar pada 14,15 persen dan data yang akan keluar pada Maret 2010 angkanya kemungkinan masih pada kisaran itu,” ujarnya seusai konferensi pers di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, senin. Suka tidak suka itu adalah fakta yang ada di negera kita, yang konon digambarkan sebagai negara gemah ripah loh jinawi, negeri beruntaian zamrud permata.

Pada obrolan pascasafari Ramadhan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur, ada salah satu teman nyeletuk, “Kenapa Kemiskinan di negeri ini tidak bisa habis?” Tanpa menunggu jawaban dari yang lain dia langsung menjawab.

UUD 1945 Pasal 34 ayat 1 : “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara…”

Undang-Undang Dasar 1945 jelas-jelas mengamanatkan kepada Negara untuk memelihara fakir miskin dan anak-anak yang terlantar. Jadi jelas kan? Indikator keberhasilan dalam upaya memelihara tentunya semakin tahun semakin banyak. Sebaliknya kalau angka kemiskinan semakin menurun berarti negara gagal dalam memelihara fakir miskin.

Wah, ini… saya menyangka tadi  sebuah bahasan yang serius, ternyata hanya berkelakar. Saya lantas berpikir, bagaimana ya jika pasal berikutnya berbunyi ……” Anak-anak cerdas dan berprestasi di pelihara oleh negara“?. Mau apa gak ya negara memelihara anak-anak berprestasi…… hmmm sambil garuk-garuk kepala

Share

Comments

comments

10 Comments

  1. ptc ptc
    March 9, 2012    

    hi i am very happy to know that.
    Nice work, interesting blog, keep us posting……….

  2. neni neni
    November 13, 2011    

    🙂

  3. April 4, 2011    

    numpang berkomentar, memang fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara menurut UUD. Tapi dlm melaksanakn UUD 1945, dibentuklah UU. Kalau saya tidak salah, maka yang bertanggung jawab adalah kementrian sosial. tapi hal ini bukan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah lho, hehe

    salam sejahtera

  4. January 26, 2011    

    i like it Fakir miskin dan anak terlantar semakin banyak | http://www.budies.info things or personal agent at that time im your rss reader

  5. Wally Reaney Wally Reaney
    September 6, 2010    

    I can’t think of anything wrong to say about your article. Thumbs up!

  6. September 6, 2010    

    wah..mungkin teman mas budies yang satu itu termasuk yang senang kalau banyak orang tambah miskin ya.
    Atau jangan2 dia salah satu pengemplang uang rakyat… kasihan mentalnya

  7. September 3, 2010    

    Assalaamu’alaikum Mas Budi

    Alhamdulillah.. dapat berkunjung lagi di penghujung Ramadhan yang mulia. Mudahan ibadah terakhir dapat dilakukan dengan baik dalam keredhaan Allah SWT.

    Kalau sudah negara mengambil langkah memelihara orang fakir dan anak2 terlantar, tentu mereka tidak mahu berusaha meningkat diri kerana sudah ada dana yang memelihara kehidupan mereka. negara sendiri akan rugi.

    Link ke blog ini, sudah saya tautkan di blog baharu saya, mas. Silakan semak untuk perkenankan masukan namanya.

    http://webctfatimah.wordpress.com/dunia-sahabat/

    Semoga jalinan keguruan dan ilmu pendidikan antara kita bisa terjalin baik untuk maslahat keilmuan. salam mesra dari saya di Sarawak. 😀

  8. Haeruna Haeruna
    September 3, 2010    

    namanya juga dipelihara negara mas 🙂

  9. September 3, 2010    

    yang menyebalkan adalah sekarang banyak anak jalanan yang dibuat atau dipaksa. dan tampaknya polisi dan aparat negara tidak mau tanggap hal ini. bagi saya tembak mati saja mereka yang jadi gembong penyiksa anak dijalanan. pencuri anakpun langsung tembak mati, harus tegas karena mereka menyiksa anak2 untuk bekerja dijalanan sedang si gembong2 ini enak bermaksiat dirumah.
    untuk anak-anak cerdas saya sudah melihat pemerintah mulai perhatian, hanya saja hanya sebagian karena mungkin kemampuan serta ekspetasi hasil yang belum jelas.

  10. September 1, 2010    

    @MENONE: iya mas ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Download this post as PDF

berrybenka

cari produk di Lazada

Google+ follower

Belanja di LAZADA

Lazada Indonesia

Get paid to share your links!
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline